Bu Yusi Indiati
Karya : Murniasih
Bait-bait kata tertulis terang-benderang
Untukmu wahai guruku yang kan selalu dikenang
Yang terhormat wahai pusaka bangsa
Untaian dedoa menyatukan kami dalam rasa
Sayangmu jadiakan pribadi yang
tangguh murid-murid spansa
Indah pengabdianmu berbalut cinta tanpa memandang kasta
Impian megah telah berhasil engkau torehkan kini
Nak, rajinlah belajar itu
pesanmu
Raihlah mega bintang hingga nafas tersekat
Ilmu tak akan pernah habis berkurang saat diamalkan
Amanatmu wahai ibu guru terekam jelas dalam memori ingatan
Terus akan selalu kami jalankan
Itulah sebagai bukti perjuanganmu dan pengabdianmu yang lalu
Hong Kong, 7 Oktober 2015
Wahai Sang pelita Bumi Pertiwi
Karya : Murniasih
Keoronkonanmu telah habis diladang
amal tapi amanatmu masih berkibar
Sang pelita telah tetap hidup
hingga zaman berahir
Menerangi setiap jalam kegelapan
ada setetes cahaya yang masih bersinar
Memandang sendu penuh haru dalam
lika-liku perjuangmu wahai sang guru
Keiklasanmu menhujani hati
setiap murid-murid yang menuntut ilmu
Permadani menelurkan petmata
kata demi kata mengikat menjadi Satu
Anadi masih bisa kuukirkan
sayang kepada sang guru penuntun ilmu
Seluas lautan mata memandang tak
kan pernah jemu-jemu
Andai tak ada putra-purtimu yang
melarangku untuk merawatmu sudikan aku membalas budi
Wahai Sang Peliata Ibu Pertiwi
seuntai munajat untukmu di surga
Tetesan ilmumu kini turut
menuntunku ke jalan setiap ujian melanda
Teringat pesanmu yang telah
lalu, teuslah untuk menuntut ilmu
Hong Kong, 11 Oktobwer 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar